Kamis, 03 September 2015

FIREWALL s/d TEKNOLOGI WAN



Pengertian Firewall
Yang dimaksud Firewall adalah kombinasi dari hardware dan software yang berfungsi untuk memisahkan sebuah jaringan menjadi dua atau lebih untuk menjaga keamanan data
Firewall merupakan suatu cara untuk memastikan bahwa data pada komputer atau server Web yang terhubung tidak akan bisa diakses siapa saja di Internet. Pihak lain yang mengakses informasi pribadi atau mengubah situs Web anda akan di blokir oleh Firewall.
Firewall yaitu seperangkat program yang saling terhubung, yang beerada di server gateway jaringan, yang berfungsi untuk melindungi sumber daya dari jaringan pribadi dari pengguna dari jaringan lain. Dengan intranet suatu perusahaan memungkinkan pekerjanya mengakses ke Internet lebih luas menginstal firewall untuk mencegah orang luar mengakses sumber daya pribadi untuk mengendalikan data.
Firewall, pada dasarnya bekerja sama dengan program router yang memeriksa setiap paket jaringan supaya dapat  menentukan apakah akan maju ke arah tujuannya. Firewall juga bekerja dengan proxy server yang membuat permintaan jaringan atas nama pengguna workstation. Komputer yang dirancang khusus terpisah dari sisa jaringan sering diinstal Firewall, sehingga tidak ada permintaan yang masuk bisa langsung pada sumber daya jaringan pribadi.

Jenis-Jenis Firewall


Firewall dapat dibedakan berdasarkan caranya bekerja. dan ada 4 jenis firewall dan untuk Jenis-jenis firewall tersebut adalah :
  1. Packet Filtering Gateway
  2. Application Layer Gateway
  3. Circuit Level Gateway
  4. Statefull Multilayer Inspection Firewall
Untuk penjelasan lebih lengkap dari tiap macam-macam firewall di atas akan saya terangkan lebih lanjut dibawah ini;

 Packet Filtering Gateway 
 
Packet filtering gateway dapat diartikan sebagai firewall yang bertugas melakukan filterisasi terhadap paket-paket yang datang dari luar jarigan yang dilindunginya. Filterirasi paket ini hanya terbatas pada sumber paket, tujuan paket, dan atribut-atribut dari paket tersebut, misalnya paket tersebut bertujuan ke server kita yang menggunakan alamat IP 202.51.226.35 dengan port 80. Port 80 adalah atribut yang dimiliki oleh paket tersebut. Seperti yang terlihat pada gambar 11.4, firewall tersebut akan melewatkan paket dengan tujuan ke Web Server yang menggunakan port 80 dan menolak paket yang menuju Web Server dengan port 23.

Bila kita lihat dari sisi arsitektur TCP/IP, firewall ini akan bekerja pada layer internet. Firewall ini biasanya merupakan bagian dari sebuah router firewall. Software yang dapat digunakan untuk implementasi packet filtering diantaranya adalah iptables dan ipfw.

 IPTABLES adalah salah satu tools firewall default pada system operasi linux. IPTABLES ini bekerja baik di kernel 2.4.x-2.6.x sedangkan untuk kernel 2.2.x masih menggunakan ipchains. Perintah ‘iptables’ digunakan untuk mengelola, memaintain, menginspeksi rule-rule IP packet filter dalam kernel linux.
Gambar Diagram IPTABLES

 

Prinsip kerja dari IPTABLES dapat dijelaskan sebagai berikut:
  • Paket masuk diproses berdasarkan tujuan:
  1. Destination IP untuk firewall à masuk proses INPUT
  2. Destination IP bukan untuk firewall tapi untuk diteruskan à masuk proses FORWARD
  • Selanjutnya dicocokkan berdasarkan tabel policy yang dipunyai firewall, apakah di-ACCEPT atau di-DROP.
Berikut adalah gambaran cara kerja IPTABLES:
 
 


2.
Struktur penulisan IPTABLES adalah sebagai berikut:
iptables -t [table] command [chain] parameter target
Contoh :
iptables -t filter -A INPUT -s 192.168.1.1 -j DROP
Sumber:

3.
Dalam IPTABLES terdapat tiga daftar tabel bawaan yaitu :
  1. a.                  filter
Tabel ini adalah tabel default, mengandung INPUT, OUPUT, dan FORWARD (biasa di sebut chain INPUT, chain OUTPUT, dan chain FORWARD).
  1. b.                  nat
Tabel ini digunakan untuk membuat gateway, SNAT untuk mengubah alamat IP pengirim, biasanya dijadikan gateway menuju ke internet, DNAT kebalikan dari SNAT.
  1. c.                   mangle
Tabel ini digunakan untuk menandai paket-paket untuk digunakan di proses-proses selanjutnya.
.
Sumber:

 4.
Konsep chain dalam prinsip kerja IPTABLES terdiri atas 3 chain, yaitu adalah:
  1. INPUT
Yaitu dimana semua paket yang masuk ke komputer melalui chain/rantai ini.
  1. OUTPUT
Yaitu dimana semua paket yang kelua ke komputer melalui chain/rantai ini.
  1. FORWARD
Yaitu dimana paket data yang diterima dari satu jaringan, diteruskan ke jaringan lain.
 Application Layer Gateway
  


Web server dengan Firewall
Model firewall ini juga dapat disebut Proxy Firewall. Mekanismenya tidak hanya berdasarkan sumber,Mekanisme lainnya yang terjadi adalah paket tersebut tidak akan secara langsung sampai ke server tujuan, akan tetapi hanya sampai firewall saja. 

Selebihnya firewall ini akan membuka koneksi baru ke server tujuan dan atribut paket, tapi bisa mencapai isi (content) paket tersebut. tujuan setelah paket tersebut diperiksa berdasarkan aturan yang berlaku.

Bila kita melihat dari sisi layer TCP/IP, firewall jenis ini akan melakukan filterisasi pada layer aplikasi (Application Layer).

 

Proxy Firewall dilihat pada Model TCP/IP

Circuit Level Gateway


Model firewall circuit level gateway ini bekerja pada bagian Lapisan Transport model referensi TCP/IP. Firewall ini akan melakukan pengawasan terhadap awal hubungan TCP yang biasa disebut sebagai TCP Handshaking, yaitu proses untuk menentukan apakah sesi hubungan tersebut diperbolehkan atau tidak. Bentuknya hampir sama dengan Application Layer Gateway, hanya saja bagian yang difilter terdapat ada lapisan yang berbeda, yaitu berada pada layer Transport.


Statefull Multilayer Inspection Firewall


Model firewall ini merupakan penggabungan dari ketiga firewall sebelumnya. Firewall jenis ini akan bekerja pada lapisan Aplikasi, Transport dan Internet. Dengan penggabungan ketiga model firewall yaitu Packet Filtering Gateway, Application Layer Gateway dan Circuit Level Gateway, mungkin dapat dikatakan firewall jenis ini merupakan firewall yang,memberikan fitur terbanyak dan memberikan tingkat keamanan yang paling tinggi.




Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.

Port Address Translation (PAT) adalah suatu fitur dari jaringan perangkat yang menerjemahkan TCP atau UDP, komunikasi yang dilakukan antara host pada jaringan pribadi dan host pada jaringan. Hal ini memungkinkan satu publik alamat IP untuk digunakan oleh banyak host di jaringan pribadi, yang biasanya Local Area Network atau LAN .
Perangkat PAT memodifikasi IP paket secara transparan seperti saat melewatinya. Modifikasi yang membuat semua paket yang mengirim ke jaringan publik dari beberapa host di jaringan pribadi tampaknya berasal dari satu host , (perangkat PAT) pada jaringan publik.


Hubungan antara NAT dan PAT

PAT adalah bagian dari NAT, dan terkait erat dengan konsep Network Address Translation . PAT juga dikenal sebagai NAT Overload. Dalam PAT pada umumnya hanya satu alamat IP publik terbuka dan beberapa host privat menghubungkan melalui alamat yang tertera. Masuknya paket dari jaringan publik diarahkan pada jaringan privat dengan mengacu pada tabel dalam perangkat PAT yang melacak port pairs publik dan privat.

Dalam PAT, baik pengirim pribadi IP dan nomor port diubah; perangkat PAT memilih nomor port yang akan dilihat oleh host pada jaringan publik. Dalam hal ini, PAT beroperasi pada layer 3 (jaringan) dan 4 (transportasi) dari model OSI , sedangkan NAT dasar hanya beroperasi pada layer 3.
 
HIRARKI WAN

Adalah Model jaringan secara hirarkis berguna sebagai suatu cara untuk mendesaininfrastruktur jaringan yang dapat diandalkan. Model ini menyediakan carapandangyang bervariasi mengenai sebuah network, sehingga mempermudah kitadalammendesain dan membangun jaringan yang terskala. Model jaringan hirarkisterbagimenjadi tiga layer, yaitu :
A.Core Layer
Core layer memberikan struktur transportasi yang optimal dan dapat diandalkandalammeneruskan traffic pada kecepatan yang sangat tinggi. Dengan kata lain, corelayermenswitch paket data dengan secepat mungkin. Peralatan pada core layer jangandiberibeban dalam bentuk proses apapun yang dapat menganggu kecepatan switch paketdatadalam kecepatan tinggi, seperti access-list checking, data encryption, addresstransation.Core layer dikenal sebagai backbone antar jaringan yang saling terkoneksi.
B.Distribution Layer
Distribution layer terletak diantara access layer dan core layer dan membantumembedakancore jaringan inti dengan jaringan-jaringan yang lain. Tujuannya untuk memberikan batasandefinisi dalam daftar akses dan filter lainnya untuk menuju kejaringan inti. Maka dari itu,layer ini mendefinisikan aturan-aturan untuk jaringan, sepertirouting updates, routesummaries, VLAN traffic, dan address aggregation.
C.Access Layer
Access layer menyuplai trafik ke jaringan dan melakukan network entry control. Parapengguna mengakses jaringan melalui access layer. Access layer berlaku layaknya
“pintumasuk” menuju sebuah jaringan. Access layer juga dapat melakukan daftar akses yang
 didesain untuk mencegah pengguna tak sah untuk dapat masuk. Access layer jugadapat memberi akses situs jarak jauh kepada jaringan melalui teknologi wide-area, sepertiframerelay, ISDN, atau leased lines. Layer ini juga mengendalikan akses penggunadenganworkgroup ke sumber daya Internetwork.Fungsi layer ini melakukansharebandwith,switched bandwith , MAC Layer Filtering , dan Microsegmentation[NAT/subneting]

TOPOLOGI WAN
3.WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.
Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.
Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.



Pada tulisan saya sebelumnya telah memuat informasi mengenai konfigurasi jaringan pada MAN.
maka di pembahasan kali ini kita fokus pada konfigurasi WAN dimana antara MAN yang satu dengan yang lain nya dapat terkoneksi melalui configurasi frame relay pada cloud.
>>langkah pertama kita membuat jaringan LAN terlebih dahulu.
divice nya tidak usah terlalu banyak,antaralain:
3 unit pc
1 server
1 hub
1 switch
1 router

 



Kemudian antar LAN di sambung dengan koneksi antar router agar menjadi jaringan MAN
penjelasannya ada pada .Setelah terkoneksi masing masing MAN maka kita dapat membuat jaringan WAN. karena WAN merupakan gabungan dari beberapa MAN.
Berikut adalah topologi jaringan WAN dengan general ip yang terurut yaitu 10,172, dan 192.
menggunakan subnet mask 255.255.255.0

 



PERANGKAT WAN
Perangkat-Perangkat pada WAN beserta penjelasannya
1.      Perangkat WAN                                                                                                                           WAN menghubungkan beberapa LAN melalui jalur komunikasi dari
service provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat interface.
Perangkat-Perangkat WAN antara lain sebagai berikut :
1) Router
LAN mengirimkan data ke Router, kemudian Router akan
menganalisa berdasarkan informasi alamat pada layer 3.
Kemudian Router akan meneruskan data tersebut ke interface
WAN yang sesuai berdasarkan routing table yang dimilikinya.
Router adalah perangkat jaringan yang aktif dan intelegent dan
dapat berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur
jaringan dengan menyediakan kontrol dinamis melalui sumber
daya dan mendukung tugas dan tujuan dari jaringan. Beberapa
tujuan tersebut antara lain konektivitas, perfomansi yang reliabel,
kontrol manajemen dan fleksibilitas.
2) CSU/DSU
Jalur komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai.
Untuk jalur digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data
Service Unit (DSU) dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi
sebuah perangkat yang disebut CSU/DSU.
3) Modem
Modem adalah sebuah perangkat dibutuhkan untuk
mempersiapkan data untuk transmisi melalui local loop. Modem
lebih dibutuhkan untuk jalur komunikasi analog dibandingkan
digital. Modem mengirim data melalui jalur telepon dengan
memodulasi dan demodulasi sinyal. Sinyal digital ditumpangkan
ke sinyal suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan.
Modul NTW.OPR.200.(2).A 17
Pada sisi penerima sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal
digital atau demodulasi.
4) Communication Server
Communication Server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna
dial-in dan remote akses ke LAN. Communication Server memiliki
beberapa interface analog dan digital serta mampu melayani
beberapa user sekaligus.
b. Standar WAN
WAN menggunakan OSI layer tetapi hanya fokus pada layer 1 dan


2. Standar WAN
pada umumnya menggambarkan baik metode
pengiriman layer 1 dan kebutuhan layer 2, termasuk alamat fisik,
aliran data dan enkapsulasi. Dibawah ini adalah organisasi yang
mengatur standar WAN.
Protokol layer 1 menjelaskan bagaimana menyediakan secara
elektris, mekanis, operasi dan fungsi koneksi yang disediakan oleh
service provider.
Modul NTW.OPR.200.(2).A 18
Data link layer menjelaskan bagaimana data dienkapsulasi untuk
transmisi ke remote site, dan mekanisme untuk pengiriman yang
menghasilkan frame.

Modul NTW.OPR.200.(2).A 19
digunakan seperti ISDN, Frame Relay atau Asynchronous Transfer
Mode (ATM). Protokol ini menggunakan dasar mekanisme framing
yang sama, yaitu High-Level Data Link Control (HDLC) atau satu
dari beberapa variannya seperti Point to Point Protocol.

FIBER OPTIC
Kelebihan :
  • berkemampuan membawa lebih banyak informasi dan mengantarkan informasi dengan lebih akurat dibandingkan dengan kabel tembaga dan kabel coaxial.
  • Kabel fiber optic mendukung data rate yang lebih besar, jarak yang lebih jauh dibandingkan kabel coaxial, sehingga menjadikannya ideal untuk transmisi serial data digital.
  • Kebal terhadap segala jenis interferensi, termasuk kilat, dan tidak bersifat mengantarkan listrik. Sehingga tidak berpengaruh terhadap tegangan listrik, tidak seperti kabel tembaga yang bisa lossing data karena pengaruh tegangan listrik.
  • Sebagai dasarnya seratnya dibuat dari kaca, tidak dipengaruhi oleh korosi dan tidak berpengaruh pada zat kimia, sehingga tidak tidak akan rusak kecuali kimia pada konsentrasi tertentu.
  • Karena yang dikirim adalah signal cahaya, maka tidak ada kemungkinan ada percikan api bila serat atau kabel tersebut putus. Selain itu juga tidak menyebabkan tegangan listrik dalam proses perbaikannya bila ada kerusakan.
  • Kabel fiber optic tidak terpengaruh oleh cuaca.
  • Kabel fiber optic walaupun memiliki banyak serat pada satu kabel namun bila dibandingkan terhadap kabel coaxial dan kabel tembaga akan lebih kecil dan lebih bercahaya bila diisi dengan muatan informasi yang sama. Lebih mudah dalam penanganan dan pemasangannya.
  • Kabel fiber optic lebih aman digunakan dalam sistem komunikasi, sebab lebih susah disadap namun mudah di-monitor. Bila ada gangguan pada kabel – ada yang menyadap sistem – maka muatan informasi yang dikirim akan jauh berkurang sehingga bisa cepat diketahui dan bisa cepat ditangani.

Kekurangan :
  • Biaya yang mahal untuk peralatannya.
  • Perlu konversi data listrik ke Cahaya dan sebaliknya yang rumit.
  • Perlu peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya.
  • Untuk perbaikan yang kompleks perlu tenaga yang ahli di bidang ini.
  • Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan listrik juga merupakan kelemahannya, karena musti memerlukan alat pembangkit listrik eksternal.
  • Bisa menyerap hidrogen yang bisa menyebabkan loss data.

COAXIAL CABLE
Kelebihan :
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah
Kelemahan:
- penggunaannya mudah dibajak
- thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang

TWISTED CABLE :
Kelebihan :
- harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
- mudah dalam membangun instalasi
Kelemahan:
- jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
- mudah terpengaruh noise (gangguan)
WLAN
Kelebihan :
  • Mobilitas dan Produktivitas Tinggi, WLAN memungkinkan client untuk mengakses informasi secara realtime sepanjang masih dalam jangkauan WLAN, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas. Pengguna bisa melakukan kerja dimanapun ia berada asal dilokasi tsb masuk dalam coverage area WLAN.
  •  Kemudahan dan kecepatan instalasi, karena infrastrukturnya tidak memerlukan kabel maka instalasi sangat mudah dan cepat dilaksanakan, tanpa perlu menarik atau memasang kabel pada dinding atau lantai.
  • Fleksibel, dengan teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar, ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel.
  • Menurunkan biaya kepemilikan, dengan satu access point sudah bisa mencakup seluruh area dan biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel)
Kelemahan :
  • Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan),
  • Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll),
  • Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA) dan keamanan data (kerahasiaan) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum).
TEKNOLOGI WAN
Wide area network (WAN) digunakan untuk saling menghubungkan jaringan-jaringan yang secara fisik tidak saling berdekatana terpisah antar kota, propinsi, atau bahkan terpisahkan benua melewati batas wilayah negara satu sama lain. Koneksi antar remote jaringan ini umumnya dengan kecepatan yang sangat jauh lebih lambat dari koneksi jaringan local lewat kabel jaringan. Saat ini banyak tersedia Teknologi WAN yang disediakan oleh banyak operator penyedia layanan (ISP).
Menurut definisinya Teknologi WAN digunakan untuk:
  • Mengoperasikan jaringan area dengan batas geography yang sangat luas
  • Memungkinkan akses melalui interfance serial yang beroperasi pada kecepatan yang rendah
  • Memberikan koneksi full-time (selalu ON) atau part-time (dial-on-demand)
  • Menghubungkan perangkat-perangkat yang terpisah melewati area global yang luas
Teknologi WAN mendefinisikan koneksi perangkat-perangkat yang terpisah oleh area yang luas menggunakan media transmisi, perangkat, protocol yang berbeda. Data transfer rate pada komunikasi WAN umumnya jauh lebih lambat dibanding kecepatan jaringan local LAN.
Teknologi WAN menghubungkan perangkat-perangkat WAN yang termasuk didalamnya adalah:
  1. Router, menawarkan beberapa layanan interkoneksi jaringan-jaringan dan port-port interfance WAN
  2. Switch, memberikan koneksi kepada bandwidth WAN untuk komunikasi data, voice, dan juga video
  3. Modem, yang memberikan layanan interfance voice, termasuk channel service units/digital service units (CSU/DSU) yang memberikan interfance layanan T1/E1; Terminal Adapters/Network Termination 1 (TA/NTI) yang menginterfance layanan Intergrated Services Digital Network (ISDN)
  4. System komunikasi dalam teknologi WAN menggunakan pendekatan model layer OSI untuk encapsulation frame seperti halnya LAN akan tetapi lebih difocuskan pada layer Physical dan Data link
Pendahuluan Teknologi WAN
Protocol WAN pada layer Physical menjelaskan bagaimana memberikan koneksi electric, mekanik, operasional, dan fungsional dari layanan jaringan WAN. Layanan-layanan ini kebanyakan didapatkan dari para penyedia layanan seperti Telkom, Lintas Artha, Indosat.
Data Link Layer WAN
Protocol WAN pada layer Data Link menjelaskan bagaimana frame dibawah antar system melalui jalur tunggal. Protocol-protocol ini didesign untuk beroperasi melalui koneksi dedicated Point-to-Point, multi-point, dan juga layanan akses multi-Switched seperti Frame relay. WAN juga mendefinisikan standard WAN yang umumnya menjelaskan metoda-metoda pengiriman layer physical dan juga kebutuhan-kebutuhan layer Data Link meliputi addressing dan encapsulation flow control.
Layer Physical WAN
Layer Physical WAN menjelaskan interfance antar data terminal equipment (DTE) dan data circuit-terminating equipment (DCE). Umumnya DCE adalah penyedia layanan (ISP) dan DTE adalah perangkat terhubung. Dalam model ini, layanan-layanan yang ditawarkan kepada DTE disediakan melalui sebuah modem atau layanan channel service unit/data service unit (CSU/DSU).
Beberapa standard layer Physical menspesifikasi interfance berikut ini:
  • EIA/TIA-232
  • EIA/TIA-449
  • V.24
  • V.35
  • X.21
  • G.703
  • EIA-530 
 

Protocol WAN layer Data Link
Protocol WAN

  • High-Level Data Link Control (HDLC) - adalah standard ISO yang bisa saja tidak saling kompatible antar layanan yang berbeda. HDLC mendukung konfigurasi Point-to-Point ataupun Multi-point.
  • Frame Relay - dibanding protocol-protocol WAN lainnya, layanan frame menggunakan framing tanpa memberikan koreksi error melalui mekanisme lewat fasilitas digital berkualitas tinggi. Frame relay bisa mentransmisikan voice dan data melalui line telepon yang sudah ada.
  • Protocol-protocol WAN Data Link Layer mendukung protocol-protocol baik protocol-protocol connectionless maupun connection-oriented layer tinggi.
 

1 komentar:

  1. Lucky Club Casino site - Lucky Club Live
    Lucky Club Casino. Welcome to Lucky luckyclub.live Club. It's your club, home to a wealth of games, from slots, table games, live entertainment to live-action

    BalasHapus