Pengertian Firewall
Yang
dimaksud Firewall adalah kombinasi dari hardware dan software yang berfungsi untuk memisahkan
sebuah jaringan menjadi dua atau lebih untuk menjaga keamanan data
Firewall merupakan suatu cara untuk memastikan bahwa data pada komputer atau server Web yang terhubung tidak akan bisa diakses siapa saja di Internet. Pihak lain yang mengakses informasi pribadi atau mengubah situs Web anda akan di blokir oleh Firewall.
Firewall yaitu seperangkat program yang saling terhubung, yang beerada di server gateway jaringan, yang berfungsi untuk melindungi sumber daya dari jaringan pribadi dari pengguna dari jaringan lain. Dengan intranet suatu perusahaan memungkinkan pekerjanya mengakses ke Internet lebih luas menginstal firewall untuk mencegah orang luar mengakses sumber daya pribadi untuk mengendalikan data.
Firewall, pada dasarnya bekerja sama dengan program router yang memeriksa setiap paket jaringan supaya dapat menentukan apakah akan maju ke arah tujuannya. Firewall juga bekerja dengan proxy server yang membuat permintaan jaringan atas nama pengguna workstation. Komputer yang dirancang khusus terpisah dari sisa jaringan sering diinstal Firewall, sehingga tidak ada permintaan yang masuk bisa langsung pada sumber daya jaringan pribadi.
Firewall merupakan suatu cara untuk memastikan bahwa data pada komputer atau server Web yang terhubung tidak akan bisa diakses siapa saja di Internet. Pihak lain yang mengakses informasi pribadi atau mengubah situs Web anda akan di blokir oleh Firewall.
Firewall yaitu seperangkat program yang saling terhubung, yang beerada di server gateway jaringan, yang berfungsi untuk melindungi sumber daya dari jaringan pribadi dari pengguna dari jaringan lain. Dengan intranet suatu perusahaan memungkinkan pekerjanya mengakses ke Internet lebih luas menginstal firewall untuk mencegah orang luar mengakses sumber daya pribadi untuk mengendalikan data.
Firewall, pada dasarnya bekerja sama dengan program router yang memeriksa setiap paket jaringan supaya dapat menentukan apakah akan maju ke arah tujuannya. Firewall juga bekerja dengan proxy server yang membuat permintaan jaringan atas nama pengguna workstation. Komputer yang dirancang khusus terpisah dari sisa jaringan sering diinstal Firewall, sehingga tidak ada permintaan yang masuk bisa langsung pada sumber daya jaringan pribadi.
Jenis-Jenis Firewall
Firewall dapat dibedakan berdasarkan caranya bekerja. dan ada 4 jenis firewall dan untuk Jenis-jenis firewall tersebut adalah :
- Packet Filtering Gateway
- Application Layer Gateway
- Circuit Level Gateway
- Statefull Multilayer Inspection Firewall
Untuk
penjelasan lebih lengkap dari tiap macam-macam firewall di atas akan
saya terangkan lebih lanjut dibawah ini;
Packet Filtering Gateway
Packet filtering gateway
dapat diartikan sebagai firewall yang bertugas melakukan filterisasi terhadap
paket-paket yang datang dari luar jarigan yang dilindunginya. Filterirasi paket
ini hanya terbatas pada sumber paket, tujuan paket, dan atribut-atribut dari
paket tersebut, misalnya paket tersebut bertujuan ke server kita yang
menggunakan alamat IP 202.51.226.35 dengan port 80. Port 80 adalah atribut yang
dimiliki oleh paket tersebut. Seperti yang terlihat pada gambar 11.4, firewall
tersebut akan melewatkan paket dengan tujuan ke Web Server yang menggunakan
port 80 dan menolak paket yang menuju Web Server dengan port 23.
Bila kita lihat dari sisi arsitektur TCP/IP,
firewall ini akan bekerja pada layer internet. Firewall ini biasanya merupakan
bagian dari sebuah router firewall. Software yang dapat digunakan untuk
implementasi packet filtering diantaranya adalah iptables dan ipfw.
Gambar
Diagram IPTABLES
Prinsip
kerja dari IPTABLES dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Paket masuk diproses berdasarkan tujuan:
- Destination IP untuk firewall à masuk proses INPUT
- Destination IP bukan untuk firewall tapi untuk diteruskan à masuk proses FORWARD
- Selanjutnya dicocokkan berdasarkan tabel policy yang dipunyai firewall, apakah di-ACCEPT atau di-DROP.
Berikut
adalah gambaran cara kerja IPTABLES:
2.
Struktur
penulisan IPTABLES adalah sebagai berikut:
iptables
-t [table] command [chain] parameter target
|
Contoh :
iptables -t
filter -A INPUT -s 192.168.1.1 -j DROP
Sumber:
3.
Dalam
IPTABLES terdapat tiga daftar tabel bawaan yaitu :
- a. filter
Tabel ini
adalah tabel default, mengandung INPUT, OUPUT, dan FORWARD (biasa di sebut
chain INPUT, chain OUTPUT, dan chain FORWARD).
- b. nat
Tabel ini
digunakan untuk membuat gateway, SNAT untuk mengubah alamat IP pengirim,
biasanya dijadikan gateway menuju ke internet, DNAT kebalikan dari SNAT.
- c. mangle
Tabel ini
digunakan untuk menandai paket-paket untuk digunakan di proses-proses
selanjutnya.
.
Sumber:
4.
Konsep chain
dalam prinsip kerja IPTABLES terdiri atas 3 chain, yaitu adalah:
- INPUT
Yaitu dimana
semua paket yang masuk ke komputer melalui chain/rantai ini.
- OUTPUT
Yaitu dimana
semua paket yang kelua ke komputer melalui chain/rantai ini.
- FORWARD
Yaitu dimana
paket data yang diterima dari satu jaringan, diteruskan ke jaringan lain.
Application Layer Gateway
Web server dengan Firewall
|
Model firewall ini juga dapat disebut Proxy Firewall.
Mekanismenya tidak hanya berdasarkan sumber,Mekanisme lainnya yang terjadi
adalah paket tersebut tidak akan secara langsung sampai ke server tujuan, akan
tetapi hanya sampai firewall saja.
Selebihnya firewall ini akan
membuka koneksi baru ke server tujuan dan atribut paket, tapi bisa
mencapai isi (content) paket tersebut. tujuan setelah paket tersebut diperiksa
berdasarkan aturan yang berlaku.
Bila kita melihat dari sisi
layer TCP/IP, firewall jenis ini akan melakukan filterisasi pada layer aplikasi
(Application Layer).
Proxy Firewall dilihat pada Model
TCP/IP
|
Circuit Level Gateway
Model firewall circuit
level gateway ini bekerja pada bagian Lapisan Transport model referensi
TCP/IP. Firewall ini akan melakukan pengawasan terhadap awal hubungan TCP yang
biasa disebut sebagai TCP Handshaking, yaitu proses untuk
menentukan apakah sesi hubungan tersebut diperbolehkan atau tidak.
Bentuknya hampir sama dengan Application Layer Gateway, hanya saja bagian yang
difilter terdapat ada lapisan yang berbeda, yaitu berada pada layer Transport.
Statefull Multilayer Inspection Firewall
Model firewall ini merupakan
penggabungan dari ketiga firewall sebelumnya. Firewall jenis ini akan bekerja
pada lapisan Aplikasi, Transport dan Internet. Dengan penggabungan ketiga model
firewall yaitu Packet Filtering Gateway, Application Layer Gateway dan
Circuit Level Gateway, mungkin dapat dikatakan firewall jenis ini merupakan
firewall yang,memberikan fitur terbanyak dan memberikan tingkat keamanan yang
paling tinggi.
Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah
suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet
dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan
karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan
(security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.
Port Address Translation (PAT) adalah suatu fitur dari jaringan perangkat yang menerjemahkan TCP atau UDP, komunikasi yang dilakukan antara host pada jaringan pribadi dan host pada jaringan. Hal ini memungkinkan satu publik alamat IP untuk digunakan oleh banyak host di jaringan pribadi, yang biasanya Local Area Network atau LAN .
Perangkat PAT memodifikasi IP paket secara transparan seperti saat melewatinya. Modifikasi yang membuat semua paket yang mengirim ke jaringan publik dari beberapa host di jaringan pribadi tampaknya berasal dari satu host , (perangkat PAT) pada jaringan publik.
Hubungan antara NAT dan PAT
PAT adalah bagian dari NAT, dan terkait erat dengan konsep Network Address Translation . PAT juga dikenal sebagai NAT Overload. Dalam PAT pada umumnya hanya satu alamat IP publik terbuka dan beberapa host privat menghubungkan melalui alamat yang tertera. Masuknya paket dari jaringan publik diarahkan pada jaringan privat dengan mengacu pada tabel dalam perangkat PAT yang melacak port pairs publik dan privat.
Dalam PAT, baik pengirim pribadi IP dan nomor port diubah; perangkat PAT memilih nomor port yang akan dilihat oleh host pada jaringan publik. Dalam hal ini, PAT beroperasi pada layer 3 (jaringan) dan 4 (transportasi) dari model OSI , sedangkan NAT dasar hanya beroperasi pada layer 3.
Port Address Translation (PAT) adalah suatu fitur dari jaringan perangkat yang menerjemahkan TCP atau UDP, komunikasi yang dilakukan antara host pada jaringan pribadi dan host pada jaringan. Hal ini memungkinkan satu publik alamat IP untuk digunakan oleh banyak host di jaringan pribadi, yang biasanya Local Area Network atau LAN .
Perangkat PAT memodifikasi IP paket secara transparan seperti saat melewatinya. Modifikasi yang membuat semua paket yang mengirim ke jaringan publik dari beberapa host di jaringan pribadi tampaknya berasal dari satu host , (perangkat PAT) pada jaringan publik.
Hubungan antara NAT dan PAT
PAT adalah bagian dari NAT, dan terkait erat dengan konsep Network Address Translation . PAT juga dikenal sebagai NAT Overload. Dalam PAT pada umumnya hanya satu alamat IP publik terbuka dan beberapa host privat menghubungkan melalui alamat yang tertera. Masuknya paket dari jaringan publik diarahkan pada jaringan privat dengan mengacu pada tabel dalam perangkat PAT yang melacak port pairs publik dan privat.
Dalam PAT, baik pengirim pribadi IP dan nomor port diubah; perangkat PAT memilih nomor port yang akan dilihat oleh host pada jaringan publik. Dalam hal ini, PAT beroperasi pada layer 3 (jaringan) dan 4 (transportasi) dari model OSI , sedangkan NAT dasar hanya beroperasi pada layer 3.
HIRARKI WAN
Adalah Model
jaringan secara hirarkis berguna sebagai suatu cara
untuk mendesaininfrastruktur jaringan yang dapat diandalkan. Model ini
menyediakan carapandangyang bervariasi mengenai sebuah network, sehingga
mempermudah kitadalammendesain dan membangun jaringan yang terskala. Model
jaringan hirarkisterbagimenjadi tiga layer, yaitu :
A.Core Layer
Core layer
memberikan struktur transportasi yang optimal dan dapat
diandalkandalammeneruskan traffic pada kecepatan yang sangat tinggi. Dengan kata
lain, corelayermenswitch paket data dengan secepat mungkin. Peralatan pada core
layer jangandiberibeban dalam bentuk proses apapun yang dapat menganggu
kecepatan switch paketdatadalam kecepatan tinggi, seperti access-list checking,
data encryption, addresstransation.Core layer dikenal sebagai backbone antar
jaringan yang saling terkoneksi.
B.Distribution
Layer
Distribution
layer terletak diantara access layer dan core layer dan membantumembedakancore
jaringan inti dengan jaringan-jaringan yang lain. Tujuannya untuk memberikan
batasandefinisi dalam daftar akses dan filter lainnya untuk menuju kejaringan
inti. Maka dari itu,layer ini mendefinisikan aturan-aturan untuk jaringan,
sepertirouting updates, routesummaries, VLAN traffic, dan address aggregation.
C.Access Layer
Access layer
menyuplai trafik ke jaringan dan melakukan network entry control. Parapengguna
mengakses jaringan melalui access layer. Access layer berlaku layaknya
“pintumasuk”
menuju sebuah jaringan. Access layer juga dapat melakukan daftar akses yang
didesain untuk mencegah pengguna tak sah untuk
dapat masuk. Access layer jugadapat memberi akses situs jarak jauh
kepada jaringan melalui teknologi wide-area, sepertiframerelay, ISDN, atau leased lines. Layer ini juga mengendalikan akses
penggunadenganworkgroup ke sumber daya Internetwork.Fungsi layer ini
melakukansharebandwith,switched bandwith , MAC Layer Filtering , dan
Microsegmentation[NAT/subneting]
TOPOLOGI WAN
Wide Area Network atau WAN, merupakan Jenis Jaringan Komputer yang lebih luas dan lebih canggih daripada Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN. Teknologi jaringanWAN biasa digunakan untuk menghubungkan suatu jaringan dengan negara lain atau dari satu benua ke benua yang lainnya. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai Jenis Jaringan Komputer LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari Jenis Jaringan Komputer WAN. Jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.
Keuntungan Jenis Jaringan Komputer WAN seperti cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari Jenis Jaringan Komputer LAN dan MAN, tukar-menukar informasi menjadi lebih rahasia dan terarah karena untuk berkomunikasi dari suatu negara dengan negara yang lainnya memerlukan keamanan yang lebih, dan juga lebih mudah dalam mengembangkan serta mempermudah dalam hal bisnis.
Kerugian dari Jenis Jaringan WAN seperti biaya operasional yang dibutuhkan menjadi lebih banyak, sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting, perawatan untuk jaringan WAN menjadi lebih berat.
Pada tulisan saya sebelumnya telah memuat informasi mengenai konfigurasi jaringan pada MAN.
maka di pembahasan kali ini kita fokus pada konfigurasi WAN dimana antara MAN yang satu dengan yang lain nya dapat terkoneksi melalui configurasi frame relay pada cloud.
>>langkah pertama kita membuat jaringan LAN terlebih dahulu.
divice nya tidak usah terlalu banyak,antaralain:
3 unit pc
1 server
1 hub
1 switch
1 router
Kemudian antar LAN di sambung dengan koneksi antar router agar menjadi jaringan MAN
penjelasannya ada pada .Setelah terkoneksi masing masing MAN maka kita dapat membuat jaringan WAN. karena WAN merupakan gabungan dari beberapa MAN.
Berikut adalah topologi jaringan WAN dengan general ip yang terurut yaitu 10,172, dan 192.
menggunakan subnet mask 255.255.255.0
PERANGKAT
WAN
Perangkat-Perangkat pada WAN beserta penjelasannya
1. Perangkat
WAN
WAN menghubungkan beberapa LAN
melalui jalur komunikasi dari
service provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa
langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat interface.
Perangkat-Perangkat
WAN antara lain sebagai berikut :
1) Router
LAN mengirimkan
data ke Router, kemudian Router akan
menganalisa
berdasarkan informasi alamat pada layer 3.
Kemudian
Router akan meneruskan data tersebut ke interface
WAN yang
sesuai berdasarkan routing table yang dimilikinya.
Router
adalah perangkat jaringan yang aktif dan intelegent dan
dapat
berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur
jaringan
dengan menyediakan kontrol dinamis melalui sumber
daya dan
mendukung tugas dan tujuan dari jaringan. Beberapa
tujuan
tersebut antara lain konektivitas, perfomansi yang reliabel,
kontrol
manajemen dan fleksibilitas.
2) CSU/DSU
Jalur
komunikasi membutuhkan sinyal dengan format yang sesuai.
Untuk jalur
digital, sebuah Channel Service Unit (CSU) dan Data
Service Unit
(DSU) dibutuhkan. Keduanya sering digabung menjadi
sebuah
perangkat yang disebut CSU/DSU.
3) Modem
Modem adalah
sebuah perangkat dibutuhkan untuk
mempersiapkan
data untuk transmisi melalui local loop. Modem
lebih
dibutuhkan untuk jalur komunikasi analog dibandingkan
digital.
Modem mengirim data melalui jalur telepon dengan
memodulasi
dan demodulasi sinyal. Sinyal digital ditumpangkan
ke sinyal
suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan.
Modul
NTW.OPR.200.(2).A 17
Pada sisi
penerima sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal
digital atau
demodulasi.
4) Communication
Server
Communication
Server mengkonsentrasikan komunikasi pengguna
dial-in dan
remote akses ke LAN. Communication Server memiliki
beberapa
interface analog dan digital serta mampu melayani
beberapa
user sekaligus.
b. Standar
WAN
WAN menggunakan
OSI layer tetapi hanya fokus pada layer 1 dan
2. Standar WAN
pada umumnya
menggambarkan baik metode
pengiriman
layer 1 dan kebutuhan layer 2, termasuk alamat fisik,
aliran data
dan enkapsulasi. Dibawah ini adalah organisasi yang
mengatur
standar WAN.
Protokol
layer 1 menjelaskan bagaimana menyediakan secara
elektris,
mekanis, operasi dan fungsi koneksi yang disediakan oleh
service
provider.
Modul
NTW.OPR.200.(2).A 18
Data link
layer menjelaskan bagaimana data dienkapsulasi untuk
transmisi ke
remote site, dan mekanisme untuk pengiriman yang
menghasilkan
frame.
Modul
NTW.OPR.200.(2).A 19
digunakan
seperti ISDN, Frame Relay atau Asynchronous Transfer
Mode (ATM).
Protokol ini menggunakan dasar mekanisme framing
yang sama,
yaitu High-Level Data Link Control (HDLC) atau satu
dari
beberapa variannya seperti Point to Point Protocol.
FIBER OPTIC
Kelebihan :
- berkemampuan membawa lebih banyak informasi dan mengantarkan informasi dengan lebih akurat dibandingkan dengan kabel tembaga dan kabel coaxial.
- Kabel fiber optic mendukung data rate yang lebih besar, jarak yang lebih jauh dibandingkan kabel coaxial, sehingga menjadikannya ideal untuk transmisi serial data digital.
- Kebal terhadap segala jenis interferensi, termasuk kilat, dan tidak bersifat mengantarkan listrik. Sehingga tidak berpengaruh terhadap tegangan listrik, tidak seperti kabel tembaga yang bisa lossing data karena pengaruh tegangan listrik.
- Sebagai dasarnya seratnya dibuat dari kaca, tidak dipengaruhi oleh korosi dan tidak berpengaruh pada zat kimia, sehingga tidak tidak akan rusak kecuali kimia pada konsentrasi tertentu.
- Karena yang dikirim adalah signal cahaya, maka tidak ada kemungkinan ada percikan api bila serat atau kabel tersebut putus. Selain itu juga tidak menyebabkan tegangan listrik dalam proses perbaikannya bila ada kerusakan.
- Kabel fiber optic tidak terpengaruh oleh cuaca.
- Kabel fiber optic walaupun memiliki banyak serat pada satu kabel namun bila dibandingkan terhadap kabel coaxial dan kabel tembaga akan lebih kecil dan lebih bercahaya bila diisi dengan muatan informasi yang sama. Lebih mudah dalam penanganan dan pemasangannya.
- Kabel fiber optic lebih aman digunakan dalam sistem komunikasi, sebab lebih susah disadap namun mudah di-monitor. Bila ada gangguan pada kabel – ada yang menyadap sistem – maka muatan informasi yang dikirim akan jauh berkurang sehingga bisa cepat diketahui dan bisa cepat ditangani.
Kekurangan :
- Biaya yang mahal untuk peralatannya.
- Perlu konversi data listrik ke Cahaya dan sebaliknya yang rumit.
- Perlu peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya.
- Untuk perbaikan yang kompleks perlu tenaga yang ahli di bidang ini.
- Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan listrik juga merupakan kelemahannya, karena musti memerlukan alat pembangkit listrik eksternal.
- Bisa menyerap hidrogen yang bisa menyebabkan loss data.
COAXIAL CABLE
Kelebihan :
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah
Kelemahan:
- penggunaannya mudah dibajak
- thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang
- penggunaannya mudah dibajak
- thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang
TWISTED CABLE :
Kelebihan :
- harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
- mudah dalam membangun instalasi
- harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
- mudah dalam membangun instalasi
Kelemahan:
- jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
- mudah terpengaruh noise (gangguan)
- jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
- mudah terpengaruh noise (gangguan)
WLAN
Kelebihan :
- Mobilitas dan Produktivitas Tinggi, WLAN memungkinkan client untuk mengakses informasi secara realtime sepanjang masih dalam jangkauan WLAN, sehingga meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas. Pengguna bisa melakukan kerja dimanapun ia berada asal dilokasi tsb masuk dalam coverage area WLAN.
- Kemudahan dan kecepatan instalasi, karena infrastrukturnya tidak memerlukan kabel maka instalasi sangat mudah dan cepat dilaksanakan, tanpa perlu menarik atau memasang kabel pada dinding atau lantai.
- Fleksibel, dengan teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar, ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel.
- Menurunkan biaya kepemilikan, dengan satu access point sudah bisa mencakup seluruh area dan biaya pemeliharaannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel)
Kelemahan :
- Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan),
- Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll),
- Kapasitas jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA) dan keamanan data (kerahasiaan) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum).
TEKNOLOGI
WAN
Wide area
network (WAN) digunakan untuk saling menghubungkan jaringan-jaringan yang
secara fisik tidak saling berdekatana terpisah antar kota, propinsi, atau
bahkan terpisahkan benua melewati batas wilayah negara satu sama lain. Koneksi
antar remote jaringan ini umumnya dengan kecepatan yang sangat jauh lebih
lambat dari koneksi jaringan local lewat kabel jaringan. Saat ini
banyak tersedia Teknologi WAN yang disediakan oleh banyak operator penyedia
layanan (ISP).
Menurut
definisinya Teknologi WAN digunakan untuk:
- Mengoperasikan jaringan area dengan batas geography yang sangat luas
- Memungkinkan akses melalui interfance serial yang beroperasi pada kecepatan yang rendah
- Memberikan koneksi full-time (selalu ON) atau part-time (dial-on-demand)
- Menghubungkan perangkat-perangkat yang terpisah melewati area global yang luas
Teknologi
WAN mendefinisikan koneksi perangkat-perangkat yang terpisah oleh area yang
luas menggunakan media transmisi, perangkat, protocol yang berbeda. Data
transfer rate pada komunikasi WAN umumnya jauh lebih lambat dibanding kecepatan
jaringan local LAN.
Teknologi
WAN menghubungkan perangkat-perangkat WAN yang termasuk didalamnya adalah:
- Router, menawarkan beberapa layanan interkoneksi jaringan-jaringan dan port-port interfance WAN
- Switch, memberikan koneksi kepada bandwidth WAN untuk komunikasi data, voice, dan juga video
- Modem, yang memberikan layanan interfance voice, termasuk channel service units/digital service units (CSU/DSU) yang memberikan interfance layanan T1/E1; Terminal Adapters/Network Termination 1 (TA/NTI) yang menginterfance layanan Intergrated Services Digital Network (ISDN)
- System komunikasi dalam teknologi WAN menggunakan pendekatan model layer OSI untuk encapsulation frame seperti halnya LAN akan tetapi lebih difocuskan pada layer Physical dan Data link
Pendahuluan
Teknologi WAN
Protocol WAN
pada layer Physical menjelaskan bagaimana memberikan koneksi electric, mekanik,
operasional, dan fungsional dari layanan jaringan WAN. Layanan-layanan ini
kebanyakan didapatkan dari para penyedia layanan seperti Telkom, Lintas Artha,
Indosat.
Data Link
Layer WAN
Protocol WAN
pada layer Data Link menjelaskan bagaimana frame dibawah antar system melalui
jalur tunggal. Protocol-protocol ini didesign untuk beroperasi melalui koneksi
dedicated Point-to-Point, multi-point, dan juga layanan akses multi-Switched
seperti Frame relay. WAN juga mendefinisikan standard WAN yang umumnya
menjelaskan metoda-metoda pengiriman layer physical dan juga
kebutuhan-kebutuhan layer Data Link meliputi addressing dan encapsulation flow
control.
Layer
Physical WAN
Layer
Physical WAN menjelaskan interfance antar data terminal equipment (DTE) dan
data circuit-terminating equipment (DCE). Umumnya DCE adalah penyedia layanan
(ISP) dan DTE adalah perangkat terhubung. Dalam model ini, layanan-layanan yang
ditawarkan kepada DTE disediakan melalui sebuah modem atau layanan channel
service unit/data service unit (CSU/DSU).
Beberapa
standard layer Physical menspesifikasi interfance berikut ini:
- EIA/TIA-232
- EIA/TIA-449
- V.24
- V.35
- X.21
- G.703
- EIA-530
Protocol WAN
layer Data Link
Protocol WAN
- High-Level Data Link Control (HDLC) - adalah standard ISO yang bisa saja tidak saling kompatible antar layanan yang berbeda. HDLC mendukung konfigurasi Point-to-Point ataupun Multi-point.
- Frame Relay - dibanding protocol-protocol WAN lainnya, layanan frame menggunakan framing tanpa memberikan koreksi error melalui mekanisme lewat fasilitas digital berkualitas tinggi. Frame relay bisa mentransmisikan voice dan data melalui line telepon yang sudah ada.
- Protocol-protocol WAN Data Link Layer mendukung protocol-protocol baik protocol-protocol connectionless maupun connection-oriented layer tinggi.
Lucky Club Casino site - Lucky Club Live
BalasHapusLucky Club Casino. Welcome to Lucky luckyclub.live Club. It's your club, home to a wealth of games, from slots, table games, live entertainment to live-action